
Kerinci, 15 Juli 2026 — Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan asesmen di madrasah, MAN 1 Kerinci menggelar In House Training (IHT) bertema "Penguatan Kompetensi Guru dalam Penyusunan Kisi-Kisi Soal dan Analisis Butir Soal Berbasis TKA dan HOTS Menuju Asesmen Berkualitas" yang berlangsung pada 15–16 Juli 2026 di Aula MAN 1 Kerinci.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) MAN 1 Kerinci sebagai bagian dari persiapan menghadapi Tahun Pelajaran 2026/2027. IHT menghadirkan narasumber berkompeten, Drs. Riva’i, M.Pd., yang memberikan materi terkait penyusunan kisi-kisi soal, teknik analisis butir soal, serta penerapan pendekatan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam penyusunan instrumen asesmen.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif terhadap perubahan, dan mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas.
"Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Oleh karena itu, kemampuan dalam menyusun asesmen yang berkualitas harus terus ditingkatkan agar proses pembelajaran benar-benar mampu mengukur kompetensi peserta didik secara objektif dan mendorong lahirnya kemampuan berpikir kritis," ungkapnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai prinsip-prinsip penyusunan kisi-kisi soal yang sesuai dengan capaian pembelajaran, teknik penyusunan soal berbasis HOTS, serta cara melakukan analisis butir soal untuk mengukur validitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektivitas pengecoh. Kegiatan juga diperkaya dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta praktik penyusunan instrumen asesmen yang melibatkan seluruh peserta secara aktif.
Narasumber, Drs. Riva’i, M.Pd., menekankan bahwa asesmen yang baik bukan hanya berfungsi sebagai alat evaluasi, tetapi juga menjadi dasar dalam meningkatkan mutu pembelajaran. Menurutnya, guru harus mampu menyusun soal yang tidak hanya menguji kemampuan mengingat, tetapi juga mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan berbagai permasalahan.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam penyusunan soal yang sesuai dengan standar asesmen nasional. Interaksi yang dinamis tersebut menciptakan suasana pelatihan yang produktif dan memberikan wawasan baru bagi seluruh peserta.
Melalui pelaksanaan In House Training ini, MAN 1 Kerinci berharap seluruh guru semakin profesional dalam merancang asesmen yang berkualitas, objektif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini. Kompetensi yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan mampu mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih efektif, meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik, serta memperkuat komitmen MAN 1 Kerinci sebagai Madrasah Hebat Bermartabat yang terus berinovasi menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.
|
162x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...