
KERINCI – Fenomena El Niño saat ini tengah menjadi perhatian serius secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan pantauan iklim, anomali suhu hangat di Samudra Pasifik ini diprediksi masih akan memengaruhi pola cuaca dan meningkatkan potensi kekeringan hingga akhir Juni 2026. Di tengah tantangan iklim yang semakin nyata ini, MAN 1 Kerinci hadir sebagai garda terdepan melalui implementasi program "Madrasah Hijau" (Green Madrasah)berbasis Ekoteologi.
Menghadapi dampak El Niño yang memicu kenaikan suhu ekstrem, MAN 1 Kerinci tidak sekadar merespons dengan imbauan, melainkan mengintegrasikannya ke dalam ruang kelas. Guru Biologi kelas X, Sa’adiah, S.Pd, secara intensif memberikan edukasi mengenai keterkaitan antara efek rumah kaca dan fenomena El Niño kepada para siswa.
"Siswa harus memahami bahwa kondisi panas ekstrem yang kita rasakan saat ini adalah dampak dari pemanasan global yang diperparah oleh El Niño. Melalui pendekatan Ekoteologi, kami menanamkan nilai bahwa menjaga bumi bukan sekadar kewajiban sains, melainkan tanggung jawab iman sebagai khalifah di muka bumi," jelas Sa’adiah di sela sesi diskusi lingkungan.
Komitmen kuat Madrasah Hijau ini membuahkan hasil membanggakan bagi dunia pendidikan di Jambi. MAN 1 Kerinci sukses menorehkan prestasi bergengsi di tingkat Provinsi Jambi. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I, kepada Kepala MAN 1 Kerinci, Ibu Mira Zuzana, S.P, S.Pd, M.Pd.
"Prestasi ini merupakan hasil sinergi seluruh GTK dan siswa. Kami ingin membuktikan bahwa madrasah mampu menjadi pelopor dalam gerakan Ekoteologi di tanah Kerinci, terutama dalam menghadapi tantangan iklim global seperti El Niño yang menuntut kita lebih adaptif dan peduli," ungkap Mira Zuzana dengan bangga.
Sinergi Strategis Kemenag Kabupaten Kerinci atas Keberhasilan MAN 1 Kerinci dalam mengedukasi siswa dan masyarakat tidak terlepas dari arahan dan dukungan penuh Kementerian Agama Kabupaten Kerinci. Program-program madrasah ini selaras dengan visi besar penyuluhan di lingkup Kemenag Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bapak H. Pahrizal, S.Ag., MM.
Bapak H. Pahrizal terus mendorong agar setiap madrasah di wilayah kerjanya memiliki ciri khas yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas, termasuk dalam hal adaptasi terhadap perubahan iklim. Sinergi antara kebijakan di tingkat Kanwil Provinsi Jambi, Kemenag Kabupaten Kerinci, dan implementasi di MAN 1 Kerinci diharapkan menjadi model bagi lembaga pendidikan lainnya dalam menghadapi dampak El Niño.
Harapan ke Depan Melalui edukasi yang berkelanjutan, MAN 1 Kerinci optimistis dapat mencetak generasi yang cerdas secara akademik dan memiliki kepekaan tinggi terhadap isu lingkungan. Di tengah ancaman El Niño yang diprediksi berlanjut hingga akhir Juni 2026, madrasah ini berkomitmen untuk terus berinovasi. Dengan dukungan penuh dari Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, MAN 1 Kerinci siap menjadi pelopor perubahan demi masa depan lingkungan yang lebih lestari dan berketahanan iklim.
Humas_MAN 1 Kerinci © 2026
|
6x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...