
Banyak pelajar kerap mengalami kesulitan untuk tetap fokus saat belajar di kelas. Baru beberapa menit materi disampaikan, mata mulai terasa berat, pikiran melayang, atau tangan secara refleks ingin memeriksa ponsel. Kondisi ini sering disebut sebagai momen kehilangan konsentrasi, yang bisa terjadi pada siapa saja, terutama saat materi pelajaran sedang penting.
Kesulitan untuk fokus bukan berarti seseorang tidak cerdas. Sering kali, otak mengalami kelelahan atau terganggu oleh berbagai hal di sekitar. Untuk membantu meningkatkan daya tangkap dan konsentrasi, ada beberapa trik sederhana yang dapat diterapkan dalam aktivitas belajar sehari-hari.
Pertama, terapkan teknik belajar dengan jeda. Memaksa otak untuk fokus tanpa henti selama waktu yang lama, misalnya dua jam, sangat sulit dilakukan. Salah satu metode yang bisa dicoba adalah teknik Pomodoro. Dengan teknik ini, pelajar belajar secara intens selama 25 menit, kemudian beristirahat selama 5 menit. Pola ini membantu menjaga energi otak dan mencegah kejenuhan.
Kedua, singkirkan sumber distraksi utama, terutama ponsel. Kehadiran ponsel di meja belajar sering kali menjadi penyebab utama hilangnya konsentrasi. Notifikasi yang masuk dapat mengalihkan perhatian dan membuat waktu untuk kembali fokus menjadi lebih lama. Sebaiknya, matikan data seluler atau letakkan ponsel di tempat yang tidak mudah dijangkau selama sesi belajar berlangsung.
Ketiga, biasakan membuat catatan kecil dengan tulisan tangan sendiri. Hanya mendengarkan atau membaca buku pelajaran terkadang membuat otak menjadi pasif. Dengan membuat rangkuman menggunakan bahasa sendiri, pelajar melibatkan gerakan tangan, penglihatan, dan proses berpikir secara bersamaan. Cara ini dapat membantu informasi lebih mudah tersimpan dalam memori jangka panjang.
Keempat, pastikan kebutuhan cairan tubuh tercukupi selama belajar. Dehidrasi dapat menyebabkan kepala terasa pusing, lemas, dan sulit berpikir jernih. Sebelum memulai belajar atau mendengarkan penjelasan di kelas, sebaiknya minum air putih yang cukup agar aliran oksigen ke otak tetap lancar dan pikiran menjadi lebih tajam.
Kelima, beri apresiasi atau istirahat yang cukup setelah mencapai target belajar. Otak manusia menyukai sistem penghargaan. Sebelum mulai belajar, tetapkan target kecil yang realistis, seperti menyelesaikan satu bab materi. Setelah target tercapai, berikan waktu untuk beristirahat atau melakukan aktivitas yang disukai sebagai bentuk penghargaan atas usaha yang telah dilakukan.
Melatih konsentrasi membutuhkan latihan rutin dan kesabaran, mirip seperti membentuk otot tubuh. Dengan menerapkan lima trik sederhana ini, pelajar di MAN 1 Kerinci maupun di sekolah lain dapat meningkatkan produktivitas dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
|
3x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...