
Kerinci (MAN 1 Kerinci) – Tak selalu harus berbasis aplikasi, inovasi sederhana pun bisa membawa perubahan nyata. Hal itu dibuktikan Neli Elmi, S.Pd., guru MAN 1 Kerinci, melalui inovasi Kartu Izin Masuk Terlambat dan Kartu Kendali Izin Keluar Madrasah yang dipresentasikan pada ajang Pemilihan Pegawai Inovatif Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci Tahun 2026, Rabu (12/8/2026).
Inovasi tersebut lahir dari kebutuhan untuk memperkuat pengendalian kedisiplinan peserta didik. Sebelumnya, pencatatan siswa yang terlambat maupun izin keluar madrasah masih dilakukan secara manual dan belum terintegrasi, sehingga menyulitkan pemantauan serta evaluasi secara berkala.
Melalui Kartu Izin Masuk Terlambat, setiap siswa yang datang setelah bel masuk wajib melapor kepada guru piket dan memperoleh kartu sebagai bukti resmi untuk masuk ke kelas. Sementara Kartu Kendali Izin Keluar Madrasah digunakan untuk mencatat alasan, tujuan, waktu keluar, hingga waktu kembali siswa yang meninggalkan lingkungan madrasah saat jam pembelajaran.
Yang membuat inovasi Elmi menarik adalah sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai kartu izin, tetapi juga menjadi alat kontrol dan sumber data pembinaan. Setiap akhir bulan, data keterlambatan dan izin keluar dapat direkap, kemudian digunakan wali kelas dan pembina kedisiplinan untuk menentukan tindak lanjut kepada peserta didik.
Inovasi ini juga memperkuat kerja sama antara guru piket, wali kelas, pembina kedisiplinan, peserta didik, serta orang tua. Data yang terdokumentasi membuat proses pembinaan lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala MAN 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi inovasi yang dikembangkan Neli Elmi tersebut.
“Inovasi tidak harus selalu rumit. Yang terpenting adalah mampu menjawab persoalan nyata dan memberikan manfaat. Kartu kendali ini sederhana, tetapi sangat membantu madrasah dalam membangun budaya disiplin, tertib, dan bertanggung jawab bagi peserta didik,” ungkapnya.
Menurutnya, inovasi seperti ini perlu terus dievaluasi dan dikembangkan agar pelaksanaannya semakin efektif serta menjadi bagian dari budaya kedisiplinan di MAN 1 Kerinci.
Melalui inovasinya, Neli Elmi membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah yang sederhana. Dari sebuah kartu, lahir sistem pengawasan yang lebih tertib, data yang lebih jelas, dan pembinaan siswa yang lebih terarah.
Sederhana bentuknya, besar manfaatnya—Kartu Kendali Elmi hadir untuk membuat disiplin siswa MAN 1 Kerinci semakin terkendali!
|
65x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...