
Kerinci, 28 September 2026 – MAN 1 Kerinci kembali menghadirkan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan. Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H dan hari Tasyrik, madrasah ini mengajak siswa “membongkar” syarat sah hewan qurban melalui kacamata Biologi.
Kegiatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami aspek ibadah, tetapi juga melihat keterkaitan antara ketentuan syariat dengan konsep sains yang dipelajari di kelas.
Kepala MAN 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., http://S.Pd., http://M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan qurban berlangsung mulai usai Sholat Idul Adha hingga akhir hari Tasyrik, 11–13 Dzulhijjah. Rentang waktu ini dimanfaatkan sebagai momen belajar kontekstual.
“Penentuan umur hewan melalui pergantian gigi seri, pemeriksaan kesehatan fisik, hingga larangan terhadap hewan cacat, semuanya bisa dijelaskan lewat konsep Biologi seperti pertumbuhan, sistem imun, dan anatomi hewan,” ujarnya.
Guru Biologi MAN 1 Kerinci, Siti Fatimah, http://S.Pt., menambahkan bahwa metode ini membuat siswa lebih mudah memahami materi.
“Ketika siswa melihat langsung proses pemeriksaan kesehatan hewan oleh petugas peternakan, mereka jadi sadar bahwa Islam sudah menerapkan standar kesejahteraan hewan jauh sebelum ilmu kedokteran hewan berkembang,” jelasnya.
Selain aspek teknis, siswa juga diajak mendiskusikan hikmah qurban: mulai dari nilai kepedulian sosial melalui pembagian daging, hingga tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga kesehatan hewan.
Melalui pendekatan ini, MAN 1 Kerinci berharap lahir generasi yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga melek sains dan mampu melihat keterkaitan ilmu dalam kehidupan sehari-hari.
|
15x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...