
Kerinci — Komitmen untuk mewujudkan tata kelola madrasah yang bersih dan profesional terus diperkuat oleh Madrasah Aliyah Negeri 1 Kerinci. Pada tahun 2026, MAN 1 Kerinci menegaskan tekad untuk menerapkan pembangunan Zona Integritas melalui program Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung reformasi birokrasi di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas menjadi komitmen bersama seluruh warga madrasah, mulai dari pimpinan, guru, tenaga kependidikan hingga peserta didik.
“Penerapan Zona Integritas bukan sekadar program administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk membangun budaya kerja yang jujur, disiplin, dan profesional. Kami ingin memastikan seluruh layanan di madrasah berjalan secara transparan dan bebas dari pungutan liar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa melalui program PMPZI, madrasah akan melakukan berbagai upaya penguatan tata kelola, di antaranya peningkatan kedisiplinan aparatur, transparansi layanan, penguatan pengawasan internal, serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.
Program PMPZI sendiri bertujuan mendorong satuan kerja agar mampu meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dengan komitmen tersebut, Madrasah Aliyah Negeri 1 Kerinci optimistis dapat membangun madrasah yang berintegritas, meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, serta terus mencetak generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia.
|
352x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...