
MAN 1 Kerinci – Kegiatan tadarusan Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan menjadi salah satu tradisi religius yang rutin dilaksanakan di MAN 1 Kerinci. Tidak sekadar membaca ayat suci, tadarusan memiliki makna mendalam dalam membentuk karakter, memperkuat spiritualitas, serta menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik.
Di lingkungan madrasah, tadarusan dilaksanakan sebelum atau sesudah kegiatan pembelajaran. Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan terasa ketika siswa bersama guru membaca Al-Qur’an secara bergiliran. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan positif yang menanamkan kecintaan terhadap kitab suci sejak dini.
Kepala MAN 1 Kerinci, Mira Zuzana, S.P., S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa tadarusan bukan hanya rutinitas Ramadan, tetapi sarana pendidikan karakter.
“Melalui tadarusan, siswa belajar disiplin, sabar, dan menjaga adab. Ini bukan sekadar membaca, tetapi membangun hubungan yang lebih dekat dengan Al-Qur’an serta mengamalkan nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap beliau.
Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tadarusan juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan ukhuwah di antara warga madrasah. Siswa belajar saling menghargai, mendengarkan, serta memperbaiki bacaan satu sama lain dengan bimbingan guru.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Mhd. Djamil, Drs., menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi benteng moral bagi siswa selama Ramadan.
“Tadarusan membantu siswa mengisi waktu dengan kegiatan positif dan menjauhkan dari hal-hal yang kurang bermanfaat. Ini bagian dari pembinaan akhlak dan penguatan iman,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan tadarusan, MAN 1 Kerinci berharap Ramadan menjadi momentum memperdalam pemahaman Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Tradisi ini diharapkan tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi terus menjadi budaya religius di lingkungan madrasah sepanjang tahun.
|
369x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Kerinci dan Sekitarnya
Memuat tanggal...